Jumat, 06 Februari 2026

Mencuat Empat Nama Calon Ketua DPD Golkar Merangin, Ini Kata Jubir

 



SWARANESIA.COM– Suhu politik Partai Golkar Kabupaten Merangin semakin seru, menjelang bergulirnya Musyawarah Daerah (Musda) DPD Golkar Kabupaten Merangin. Kursi Ketua DPD yang sebelumnya mudah diprediksi kini mulai mendapat lawan tanding. 


Herman Effendi yang saat ini menjabat sebagai Ketua DPD Golkar Kabupaten Merangin, sekaligus pimpinan DPRD Kabupaten merangin, sebelumnya memang tak tergoyahkan, Namun dominasi tersebut kini mulai goyang pemilik suara terbelah. 


Munculnya beberapa penantang yang diinformasikan sudah melakukan komunikasi ke beberapa Pengurus Kecamatan Partai Golkar, Juru Bicara Partai Golkar Jefri B Pardede Tidak Menepis perihal ini, Jefri menyampaikan bahwa sudah mendapatkan informasi tersebut, ada tiga nama lain selain Herman Effendi yang akan membawa semangat baru di Arena Musda Kabupaten Merangin. Persaingan figur-figur kuat itu diantaranya Nilwan Yahya, Sukar dan Heri S Mohza informasinya akan ikut memeriahkan dan mewarnai, konsolidasi di tingkat bawah, lobi-lobi politik yang menguat, dan peta dukungan antar pengurus kecamatan. 


Jefri B. Pardede membenarkan informasi menghangatnya kontestasi tersebut. Ia menilai kemunculan para kandidat tersebut sebagai penantang merupakan hal yang wajar dan sehat dalam demokrasi internal partai, kemunculan semua tokoh mumpuni seperti Mantan Wakil Bupati dan Anggota DPRD Merangin Nilwan Yahya sementara Sukar Adalah anggota DPRD Merangin dan Heri S Mohza, mantan anggota DPRD Merangin yang hari ini menjadi wakil ketua bidang pemenangan pemilu DPD Golkar Provinsi Jambi, "semua sosok tangguh, punya pengalaman, dan harus diberi ruang serta kesempatan untuk maju di arena Musda kabupaten merangin” ujar Jefri.


Pernyataan ini kian menguatkan sinyal bahwa Musda Golkar merangin tidak akan berjalan datar. Justru sebaliknya, pertarungan diprediksi berlangsung menarik dengan masing-masing kubu mulai menyiapkan langkah-langkah taktis untuk mengamankan pemilik suara. 


Di satu sisi, kubu incumbent diyakini masih mengandalkan kekuatan struktur dan loyalitas kader lama. Di sisi lain, kubu penantang mulai membangun narasi perubahan dan regenerasi partai.


Jika tensi ini terus meningkat, Musda Golkar Kabupaten Merangin akan semakin menarik dan Herman Effendi sebagai incumbent harus bekerja keras menyikapi dinamika dan mempertahankan posisi dan dukungan dari pemilik suara.