Rabu, 01 April 2026

Kemas Faried Salurkan 400 Paket Sembako dan Dorong Sinkronisasi Program Pusat-Daerah






JAMBI – Ketua DPRD Kota Jambi, Kemas Faried Alfarelly menggelar kegiatan reses terpusat di Bumi Perkemahan Cadika, RT 01, Kelurahan Telanaipura, Rabu (1/4/2026). Kegiatan tersebut menjadi ajang menyerap aspirasi masyarakat sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat. 

Reses itu turut dihadiri anggota Komisi XII DPR RI Cek Endra, Wali Kota Jambi Maulana, serta sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) Pemerintah Kota Jambi. 

Dalam kesempatan tersebut, Cek Endra menegaskan bahwa kegiatan reses harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan tidak hanya menjadi agenda seremonial. Menurutnya, penggunaan anggaran dalam kegiatan reses harus mampu menghasilkan dampak langsung bagi warga. 

Sementara itu, Wali Kota Jambi Maulana menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan reses yang menghadirkan wakil rakyat dari tingkat pusat dan daerah secara langsung di tengah masyarakat. Ia juga menjelaskan percepatan Program Kampung Bahagia dengan alokasi Rp100 juta per RT yang akan dilaksanakan secara bertahap pada 2026. 

Ketua DPRD Kota Jambi Kemas Faried Alfarelly mengatakan pihaknya terus berupaya membangun keselarasan antara DPRD, DPR RI, dan pemerintah daerah agar berbagai program pembangunan berjalan tepat sasaran.

Menurutnya, sinergi antar lembaga menjadi kunci agar anggaran dan kebijakan yang dibuat dapat kembali dirasakan masyarakat melalui program yang bermanfaat. 

“DPRD tidak hanya menjalankan fungsi pengawasan, tetapi juga memastikan setiap program dan anggaran memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya. 

Dalam kegiatan tersebut, Kemas Faried juga menyerahkan bantuan sosial berupa 400 paket sembako kepada warga Telanaipura. Bantuan itu diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan masyarakat sekaligus menjadi bentuk kepedulian terhadap kondisi ekonomi warga. 

Melalui kegiatan reses ini, DPRD Kota Jambi berharap komunikasi antara wakil rakyat dan masyarakat semakin kuat, serta berbagai aspirasi yang disampaikan dapat menjadi bahan dalam penyusunan kebijakan pembangunan ke depan.