Rabu, 08 Juli 2026

LAM Kota Jambi Gelar Lomba Seloko, Aswan Hidayat : Tanamkan Kecintaan Budaya Melayu pada Generasi Muda







JAMBI – Lembaga Adat Melayu (LAM) Kota Jambi menggelar Lomba Seloko Kota Jambi sebagai upaya menanamkan kecintaan terhadap budaya Melayu sejak usia dini. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 8–9 Juli 2026, ini diikuti oleh pelajar tingkat SMP/sederajat se-Kota Jambi.


Adapun rangkaian perlombaan yang digelar meliputi:


- Lomba Buka Lanse (Buka Tabir Beradat);

- Lomba Pidato Berbahasa Melayu Jambi tingkat SMP/sederajat;

- Lomba Ulur Antar Serah Terimo Adat (versi lengkap).


Ketua LAM Kota Jambi, Aswan Hidayat, mengatakan kegiatan tersebut bertujuan memberikan ruang bagi generasi muda untuk mengenal sekaligus mencintai budaya Melayu Jambi sebagai bagian dari identitas daerah.


"Kegiatan ini merupakan salah satu langkah positif untuk membentengi generasi muda dari pengaruh budaya luar yang tidak sesuai dengan nilai-nilai budaya kita. Karena itu, peserta sengaja dipilih dari kalangan pelajar SMP agar pengenalan budaya dilakukan sejak usia dini," ujarnya.


Menurut Aswan, budaya merupakan pondasi penting dalam membentuk karakter generasi muda. Melalui berbagai perlombaan, para peserta tidak hanya diajarkan kemampuan berpidato menggunakan Bahasa Melayu Jambi, tetapi juga memahami tata krama adat, seni bertutur, hingga keberanian berbicara di depan umum dengan bahasa yang santun dan beradab.


Ia menjelaskan, pelestarian budaya tidak hanya dilakukan melalui lomba pidato, tetapi juga akan diperluas ke berbagai kegiatan seni dan budaya Melayu Jambi, seperti belajar berseloko, pencak silat Melayu, mendongeng, penulisan cerita pendek bertema sejarah Melayu Jambi, hingga lomba lagu daerah.


"Aspek budaya Melayu sangat luas. Ke depan kami akan menginisiasi lebih banyak perlombaan, seperti lomba mendongeng berbahasa Melayu, penulisan cerpen bertema sejarah dan karakter Melayu, lomba melukis, hingga kegiatan seni budaya lainnya agar semakin banyak anak-anak yang mengenal budayanya sendiri," katanya.


Aswan berharap kegiatan tersebut dapat menjadi agenda rutin LAM Kota Jambi sehingga semakin banyak generasi muda yang mencintai, menghargai, dan merasa memiliki budaya Melayu Jambi.


"Budaya Melayu Jambi memiliki nilai yang luhur, sarat dengan ajaran Islam, serta menjadi benteng yang kuat bagi generasi muda dalam menghadapi pengaruh budaya luar. Harapan kami, anak-anak semakin bangga terhadap identitas budayanya dan ikut melestarikannya," tutupnya.