Minggu, 09 Agustus 2026

50 Pelajar Jambi Belajar Sejarah dan Budaya Lewat Field Trip NBT Coal Group


SWARANESIA.COM– Belajar sejarah tidak selalu harus berlangsung di dalam kelas. Sebanyak 50 pelajar dari jenjang SD hingga SMA sederajat mendapat kesempatan mengikuti pembelajaran langsung di kawasan Candi Muaro Jambi, Sabtu (25/7/2026).

Kegiatan yang digagas NBT Coal Group tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Anak Nasional. Para peserta diajak mengenal sejarah, menggali kekayaan budaya Melayu Jambi, sekaligus membangun kepedulian terhadap kelestarian lingkungan.

Sejak memasuki kawasan percandian, para pelajar terlihat antusias mengikuti setiap rangkaian kegiatan. Mereka tidak hanya melihat bangunan candi, tetapi juga memperoleh penjelasan mengenai nilai sejarah dan peran penting kawasan Muaro Jambi dalam perjalanan peradaban masa lalu.

Bagi NBT Coal Group, kegiatan tersebut menjadi salah satu cara untuk mendekatkan generasi muda dengan warisan sejarah yang berada di daerah mereka sendiri.

Harapannya, pengalaman belajar secara langsung itu dapat menumbuhkan rasa memiliki di kalangan pelajar sehingga muncul kesadaran untuk ikut merawat dan melestarikan Candi Muaro Jambi.

Salah seorang peserta, Kenzie Rabbani, mengaku field trip tersebut memberikan pengalaman yang berbeda dibandingkan kunjungan sebelumnya.

Siswa kelas III SMP Adhyaksa Jambi itu mengatakan dirinya sudah pernah datang ke Candi Muaro Jambi. Namun, kunjungan tersebut sebelumnya lebih banyak dilakukan untuk berwisata.

"Senang banget. Hari ini saya baru menyadari ternyata Candi Muaro Jambi menyimpan cerita dan sejarah yang menarik sebagai pusat perguruan tinggi atau universitas kuno sejak abad ketujuh. Saya jadi banyak tahu setelah ikut field trip ini," ujar Kenzie.

Menurutnya, kegiatan pembelajaran di luar sekolah seperti itu membuat materi sejarah terasa lebih menarik karena peserta dapat melihat langsung lokasi yang selama ini hanya dipelajari melalui buku.

Ia berharap program serupa dapat kembali digelar dengan melibatkan lebih banyak pelajar.

Mengenal Makan Besaji

Selain sejarah, peserta juga diperkenalkan dengan salah satu tradisi masyarakat Melayu Jambi, yakni makan besaji.

Tradisi tersebut menjadi bagian penting dari kegiatan karena mengajarkan nilai kebersamaan, silaturahmi dan gotong royong. Para pelajar tidak hanya melihat bagaimana tradisi itu dilakukan, tetapi juga merasakan langsung suasana kebersamaan yang menjadi bagian dari budaya masyarakat setempat.

Dengan demikian, field trip tidak hanya diarahkan sebagai kegiatan wisata edukasi, tetapi juga menjadi ruang bagi generasi muda untuk mengenal identitas budaya daerah.

Belajar Peduli Lingkungan

Pesan tentang pelestarian lingkungan turut menjadi bagian dari kegiatan. Para pelajar diajak melakukan aksi bersih-bersih di sekitar kawasan Candi Muaro Jambi.

Kebiasaan sederhana untuk mengurangi sampah plastik juga diperkenalkan. Selama kegiatan, peserta menggunakan tumbler sebagai upaya mengurangi ketergantungan terhadap botol plastik sekali pakai.

NBT Coal Group juga memberikan bingkisan, susu, serta makanan sehat kepada para peserta.

Rangkaian tersebut dirancang dengan menggabungkan tiga pesan utama, yaitu mengenal sejarah, mencintai budaya lokal, dan menjaga lingkungan.

Dinas Pendidikan Beri Apresiasi

Program tersebut mendapat respons positif dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Muaro Jambi.

Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Muaro Jambi, Hendri Wijaya, yang mewakili kepala dinas, menilai keterlibatan dunia usaha dalam menghadirkan model pembelajaran di luar sekolah merupakan langkah yang patut diapresiasi.

Menurutnya, kegiatan seperti field trip memberikan kesempatan kepada anak-anak untuk memperoleh pengalaman belajar secara langsung dari lingkungan di sekitar mereka.

"Dengan inovasi seperti ini, anak-anak bisa belajar langsung dari lingkungan sekitarnya. Ini bagus sekali, apalagi didukung sepenuhnya oleh NBT Coal Group," kata Hendri.

Pendidikan Jadi Bagian Program CSR

Bagi NBT Coal Group, kegiatan field trip tersebut merupakan bagian dari perhatian perusahaan terhadap sektor pendidikan melalui program tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR).

Program pendidikan diarahkan tidak hanya pada pemberian bantuan, tetapi juga pada penciptaan pengalaman belajar yang dapat memperluas wawasan dan pengetahuan generasi muda.

Antusiasme peserta dalam pelaksanaan perdana menjadi salah satu pertimbangan untuk mengembangkan kegiatan tersebut.

NBT Coal Group berencana memperluas keterlibatan sekolah pada kegiatan berikutnya sehingga semakin banyak pelajar di Jambi yang dapat merasakan pengalaman belajar langsung di situs sejarah dan lingkungan budaya daerah.

NBT Coal Group merupakan grup perusahaan yang menaungi tiga pemegang Izin Usaha Pertambangan (IUP) di Provinsi Jambi, yakni PT Anugerah Jambi Coalindo (PT AJC), PT Sinar Anugerah Sukses (PT SAS), dan PT Bakti Sarolangun Sejahtera (PT BSS).

Kegiatan tersebut turut dihadiri jajaran pimpinan NBT Coal, PT SAS Ibnu Ziady dan PT AJC Alam Firmansyah.