Komunitas Padel Jambi Deklarasikan KOPAJA, Dihadiri 9 Pemilik Lapangan dan 334 Pelaku Padel
JAMBI – Komunitas Padel Jambi (KOPAJA) resmi dideklarasikan sebagai wadah komunikasi dan silaturahmi bagi para pemain, pelatih, pemilik lapangan, wasit, serta pencinta olahraga padel di Provinsi Jambi.
Deklarasi KOPAJA berlangsung di Padel Kalcer, Rabu (11/8/2026), dan diikuti sekitar 150 peserta. Komunitas tersebut dipimpin oleh Hory Apriyansah Putra sebagai Ketua KOPAJA.
KOPAJA dibentuk atas semangat kebersamaan dan persaudaraan serta kecintaan terhadap olahraga padel yang semakin berkembang di Jambi. Komunitas ini menjadi ruang bagi para pencinta padel untuk berkomunikasi, berbagi informasi, mempererat silaturahmi, sekaligus menjaga suasana bermain yang aman, nyaman dan sportif.
Dalam deklarasi tersebut tercatat terdapat 33 klub, 20 pelatih, dan 9 pemilik lapangan yang terlibat dalam ekosistem padel Jambi. Selain itu, terdapat sekitar 15 orang yang terlibat dalam bidang perwasitan dan pengaturan pertandingan. Secara keseluruhan, ekosistem komunitas yang terhimpun mencapai sekitar 334 orang.
Ketua KOPAJA, Hory Apriyansah Putra, mengatakan komunitas tersebut tidak dibentuk semata-mata untuk kepentingan kompetisi, tetapi juga sebagai ruang berkumpul bagi masyarakat yang memiliki hobi yang sama.
“Bagi kami, bermain padel adalah hobi. Kami ingin berkeringat dan bersenang-senang bersama, sekaligus membangun persaudaraan. Yang terpenting, olahraga ini bisa dilakukan dengan aman, nyaman dan menjunjung tinggi sportivitas,” ujar Hory.
Menurutnya, perkembangan olahraga padel di Jambi juga mulai memberikan dampak positif terhadap aktivitas ekonomi kreatif. Meningkatnya jumlah pemain, klub, pelatih dan lapangan turut membuka ruang bagi tumbuhnya berbagai kegiatan pendukung olahraga tersebut.
KOPAJA diharapkan dapat menjadi wadah yang mampu mempertemukan berbagai unsur dalam ekosistem padel Jambi, tanpa menghilangkan semangat kebersamaan.
“Yang kami kedepankan adalah silaturahmi. Kami ingin semua bisa bermain, tersenyum, tertawa dan berkeringat bersama. Padel harus menjadi olahraga yang menyenangkan,” katanya.
Deklarasi KOPAJA menjadi salah satu penanda semakin berkembangnya olahraga padel di Provinsi Jambi. Dengan semakin banyaknya komunitas dan pelaku yang terlibat, olahraga padel dinilai memiliki peluang untuk terus berkembang, baik sebagai aktivitas olahraga, hobi, maupun bagian dari ekosistem ekonomi kreatif di daerah.