Jumat, 04 September 2026

Peduli Kabut Asap, HIPMI Jambi Bagikan Masker Serentak di Seluruh Kabupaten dan Kota se Jambi





JAMBI – Badan Pengurus Daerah Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPD HIPMI) Provinsi Jambi menggelar aksi pembagian masker di Simpang Jambi Business Center (JBC), Kota Jambi. 

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari gerakan pembagian masker yang dilaksanakan secara serentak oleh seluruh BPC HIPMI kabupaten dan kota se-Provinsi Jambi.

Sekretaris BPD HIPMI Jambi, Revki Ramadhoni, mengatakan aksi sosial tersebut dilakukan untuk membantu melindungi masyarakat, khususnya pengendara dan warga yang harus tetap beraktivitas di luar ruangan.

“Pembagian masker ini dilaksanakan secara serentak oleh seluruh BPC HIPMI kabupaten dan kota se-Provinsi Jambi. Ini merupakan bentuk kepedulian HIPMI terhadap kesehatan masyarakat di tengah kondisi kabut asap,” ujar Revki.

Revki juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran TNI, Polri, pemerintah daerah, petugas pemadam kebakaran, serta seluruh pihak yang telah berjibaku memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di berbagai wilayah.

“Kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada TNI, Polri, pemerintah, dan seluruh petugas yang terus berjibaku di lapangan untuk memadamkan api akibat karhutla. Perjuangan mereka patut mendapatkan dukungan dari seluruh masyarakat,” katanya.

Ia mengimbau masyarakat untuk menjaga kesehatan, mengurangi aktivitas di luar ruangan ketika kualitas udara memburuk, serta selalu menggunakan masker saat bepergian.

Selain melakukan langkah pencegahan, Revki meminta masyarakat Jambi untuk bersama-sama berdoa agar kabut asap dan musim kemarau segera berakhir.

“Mari kita berdoa agar kabut asap segera hilang, musim kemarau cepat berakhir, dan hujan segera turun sehingga kondisi udara kembali bersih dan sehat,” tuturnya.

Melalui gerakan serentak ini, BPD HIPMI Jambi berharap masker yang dibagikan dapat membantu mengurangi risiko paparan kabut asap sekaligus memperkuat kepedulian dan semangat gotong royong dalam menghadapi dampak karhutla.